Lompat ke konten
Home » Metode Irigasi Padi Hemat Air Siap Diterapkan di Seluruh Indonesia

Metode Irigasi Padi Hemat Air Siap Diterapkan di Seluruh Indonesia

 

Jakarta – Metode Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) mau diterapkan di seluruh sawah Indonesia.

Hal ini dikatakan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau IPHA di Daerah Irigasi (DI) Rentang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu (4/1/2025).

“IPHA rencananya diterapkan di seluruh Indonesia karena ini salah satu solusi bahwa hemat air pun bisa maksimal hasilnya, Insya Allah saya yakin bisa,” katanya, dikutip dari keterangan resmi, beberapa waktu lalu.

Lantas, apa itu IPHA?

Melansir laman Instagram resmi Kementerian PU @kementerianpu, Sabtu (1/2/2025), IPHA adalah suatu teknik budidaya padi yang bertujuan mengoptimalkan penggunaan air irigasi.

Melalui metode ini, petani dapat menghasilkan panen melimpah dengan tetap menghemat air.

Ada tiga tujuan IPHA yakni, meningkatkan penggunaan air efektif, efisien, dan proporsional (terukur, teratur, dan berkelanjutan).

Kemudian, meningkatkan/bertambahnya luas area pertanaman (IP), serta meningkatkan produksi padi dan pendapatan petani.

IPHA dilaksanakan dalam tujuh tahapan. Mulai dari persiapan lahan, pemilihan benih yang baik, persemaian yang basah, pindah tanam, pengaturan air, pemeliharaan tanaman, serta panen dan pasca-panen.

Ada beberapa indikator perbandingan hasil produksi IPHA dan konvensional:

  • Produktivitas air irigasi sebelum IPHA sebesar 0,59 kg per meter kubik, setelahnya 1 kg per meter kubik
  • Penggunaan benih sebelum IPHA sebesar 30 kg per hektar, setelahnya 10 kilogram per hektar
  • Penggunaan pupuk sebelum IPHA 600 kg per hektar, setelahnya 350 kg per hektar

Source Artikel: www.kompas.com/properti

Buka Whatsapp
Butuh bantuan?
Powered by Buletin Lpjk
Hallo
Ada yang bisa kami bantu Kak?