Lompat ke konten
Home » Sudah Impounding, Bendungan Rukoh di Aceh Siap Diresmikan

Sudah Impounding, Bendungan Rukoh di Aceh Siap Diresmikan

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan meresmikan enam bendungan pada awal tahun 2025. Salah satunya yakni Bendungan Rukoh garapan PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang terletak di Kabupaten Pidie, Aceh.

Adapun Waskita Karya mengerjakan Bendungan Rukoh Paket II melalui Kerja Sama Operasi (KSO) Waskita-Adhi-Andesmont. Total nilai kontraknya sebesar Rp 1,24 triliun.

“Bendungan Rukoh pun sudah proses pengisian air waduk atau impounding pada akhir Desember lalu. Diharapkan, manfaat bendungan bisa segera dirasakan oleh masyarakat Aceh, khusus di sekitar Kabupaten Pidie,” jelas Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita dalam keterangannya pada Senin (13/1/2025).

Bendungan dengan total nilai Rp 1,7 triliun itu memiliki kapasitas tampung sebanyak 128 juta meter kubik.

Proyek tersebut nantinya akan mengairi lahan irigasi seluas 11.950 hektar dengan pola tanam padi-padi-palawija dan intensitas tanam 300 persen.

Ermy Puspa Yunita menambahkan, pembangunan Bendungan Rukoh merupakan wujud dukungan terhadap ketahanan air dan kedaulatan pangan di Aceh.

Ia menjelaskan, aliran air dari bendungan ke lahan irigasi akan meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga turut berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat di provinsi tersebut.

“Bendungan Rukoh diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat. Tidak hanya untuk irigasi, tapi juga bisa mengurangi potensi banjir hingga 89,62 persen,” ujarnya.

Proyek ini, lanjutnya, berpotensi pula menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebesar 140 MegaWatt. Lalu mampu menyediakan air baku sebesar 0,90 meter kubik per detik.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Mohammad Zainal Fatah mengungkapkan bahwa Kementerian PU siap meresmikan enam bendungan di lima provinsi Indonesia pada awal tahun ini.

Keenam bendungan yang dimaksud adalah Keureuto dan Rukoh di Aceh, Jlantah di Jawa Tengah, Sidan di Bali, Marangkayu di Kalimantan Timur (Kaltim), serta Meninting di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Namun demikian, keputusan terkait peresmian keenam bendungan tersebut lagi-lagi berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Mohammad Zainal Fatah usai peresmian gedung baru Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Jumat (10/1/2025).

“Itu juga belum tahu (kapan diresmikan), mungkin kita serahkan. Teman-teman sudah tahu kan polanya, kan? Jadi selesai kita laporkan. Ini bendungan udah selesai, (kirim) bukti, kita siap diresmikan,” tegas Zainal singkat.

Source Artikel: www.kompas.com/properti

Buka Whatsapp
Butuh bantuan?
Powered by Buletin Lpjk
Hallo
Ada yang bisa kami bantu Kak?