Lompat ke konten
Home » Tol Palembang-Betung Struktur Dibangun, Terhubung Dua Ruas di Sumsel

Tol Palembang-Betung Struktur Dibangun, Terhubung Dua Ruas di Sumsel

 

Jakarta – PT Hutama Karya Infrastruktur atau HKI sedang membangun Jalan Tol Palembang-Betung Struktur beserta rest area-nya.

Proyek jalan tol sepanjang 10,24 km ini nantinya akan tersambung dengan dua ruas di Sumatera Selatan (Sumsel), yaitu Tol Kayuagung-Palembang-Betung dan Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih.

Menurut Direktur Operasi III Hutama Karya Aditya Novendra Jaya, infrastruktur konektivitas ini akan mempercepat arus pengiriman logistik atau waktu tempuh perjalanan sehari-hari yang mampu meningkatkan perekonomian wilayah.

Progres Pembangunan

Pada akhir Juni 2025, royek ini mencatatkan progres konstruksi sebesar 52 persen.

Lingkup pekerjaan HKI pada proyek ini yaitu pembangunan ramp 4, 6 dan 8, serta membangun satu rest area yang berada di Tol Palembang-Betung, tepatnya di STA 71+000.

Dari sisi pembangunan rest area, ini merupakan rest area tipe A dengan fasilitas masjid, toilet umum, restoran, bengkel dan juga 10 ruang untuk UMK.

Selain itu, rest area ini juga dirancang dengan kapasitas parkir yang mampu menampung sebanyak 157 kendaraan kecil dan 40 kendaraan besar.

Kendala Pembangunan

Tol Palembang-Betung StrukturTol Palembang-Betung Struktur(Dok. PT Hutama Karya Infrastruktur)

Dalam pembangunan Tol Palembang-Betung Struktur ini, HKI menghadapi tantangan geoteknik yang cukup kompleks. Ini mengingat lokasi pembangunan berada di kawasan bertanah gambut dan tanah lunak.

Untuk mengatasi kondisi ini, HKI melakukan penanganan khusus melalui metode perbaikan daya dukung tanah untuk memastikan stabilitas dan keamanan konstruksi. 

Selain itu, dalam pembangunan jalan tol ini, HKI melakukan revegetasi di lingkungan sekitar proyek untuk menjaga ekosistem.

Dalam proses konstruksi, perusahaan juga menerapkan metode analisis optimal demi meminimalisasi limbah konstruksi sebagai bentuk komitmen pemenuhan terhadap kaidah lingkungan dalam prinsip environmental, social, and governance (ESG). 

Teknologi yang Digunakan

Penerapan Building Information Modeling (BIM) juga diimplementasikan dalam proses pembangunan Tol Palembang-Betung Struktur.

Mulai dari perencanaan, pembuatan shopdrawing, perhitungan volume pekerjaan awal, serta memanfaatkan cloud yang dijadikan sebagai pusat data informasi proyek untuk kolaborasi dengan seluruh stakeholder proyek.

Selain itu, HKI juga menggunakan fotogrametri untuk memantau progres proyek yang berjalan dengan menggunakan citra udara yang diperoleh dari wahana seperti drone, satelit, atau kamera digital.

source Artikel: www.kompas.com/properti

Buka Whatsapp
Butuh bantuan?
Powered by Buletin Lpjk
Hallo
Ada yang bisa kami bantu Kak?